Lebih Dari Sekadar Kata
Gubernur Riau Syamsuar memberikan pernyataan pers saat menerima bantuan alat oksigen dari Presiden Joko Widodo ( Foto : Mediacenterriau)

Oxygen Concentrator akan didistribusikan ke daerah Kepulauan

KataKata.id – Pemerintah Provinsi Riau akan segera mendistribusikan bantuan 100 unit alat Oxygen Concentrator untuk Pasien Covid-19 dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bantuan Oxygen Concentrator tersebut sudah diterima Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar pada Ahad (15/8/2021) sore di pangkalan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau.

Alat ini akan diprioritaskan untuk daerah-daerah kepulauan yang jauh dari fasilitas rumah sakit.

Sehingga dengan adanya bantuan alat ini para pasien Covid-19 yang mengalami gejala sesak napas bisa mendapatkan pertolongan tanpa harus ke rumah sakit.

“Ini nanti akan kita bagi, tapi yang jelas kita akan prioritaskan untuk daerah kepulauan. Karena daerah kepulauan ini sulit mereka untuk mendatangkan oksigen dan tabung gas,” kata Gubri.

Syamsuar menginstruksikan kepada kepala dinas kesehatan agar segera memetakan daerah kepulauan mana saja yang sangat membutuhkan bantuan alat ini.

Sehingga alat ini bisa segera didistribusikan ke daerah-daerah yang membutuhkan.

“Kepulauan Meranti misalnya, atau Indragiri Hilir, Bengkalis ada pulau Rupat, termasuk Pelalawan dan Rohil yang daerahnya jauh dari lokasi oksigen itu segara kita kirimkan bantuannya, supaya alat ini bisa membantu masyarakat kita yang saat ini terpapar Covid-19 dan mengalami gejala sedang dan berat,” katanya.

Berdasarkan informasi, adapun jumlah bantuan yang diterima dari Presiden Joko Widodo  yakni 100 Oxygen Concentrator dan 300 obat – obatan.

Setelah menerima bantuan Oxygen Concentrator dan obat-obatan dari Presiden Joko Widodo,  Riau juga akan kembali mendapatkan kiriman tambahan vaksin bagi masyarakat Riau.

“Sekarang masyarakat antusias untuk divaksin, dan kita tau persis yang dibutuhkan masyarakat. Karena memperhitungkan keterbatasan pesawat, pengiriman vaksin untuk dua daerah Babel dan Riau. Mudah-mudahan dalam satu dan dua hari ini bantuan vaksin sampai kepada kita. Selanjutnya, kita akan melakukan vaksinasi yang masif bagi masyarakat Riau, di seluruh Kabupaten dan Kota,” kata Syamsuar.

Dijelaskan Gubernur Riau, selama masa pandemi COVID-19 di Riau telah dilakukan program vaksinasi sebanyak 900 ribu dosis vaksin.

Ratusan ribu dosis vaksin itu, dikirim dari pemerintah pusat melalui Kementrian Kesehatan. Jumlah tersebut masih jauh dari total vaksin yang dibutuhkan Provinsi Riau, yakni sebanyak 4,4 juta vaksin, dari total 6,3 juta jumlah penduduk Riau.

“Kebutuhan vaksin di Riau sangat besar, target 70 persen dari jumlah penduduk Riau sebanyak 6,3 juta. Jadi ada 4,4 juta penduduk yang harus menerima vaksin. Kita baru menerima sebanyak 900 ribu, baru 20 persen masyarakat yang divaksin,” terang Syamsuar.

“Masih banyak lagi vaksin yang dibutuhkan masyarakat Riau,” tutupnya.

Sumber : Mediacenterriau || editor : Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

PPKM Luar Jawa Bali Diperpanjang hingga 22 November 2021

rasid

BI Riau Serahkan Beasiswa ke Unri, Ini Harapan Rektor

rasid

Tagihan Capai Rp1 Triliun: Sejumlah RS di Riau Minta Pusat Bayarkan Klaim Penanganan Covid-19

rasid