Lebih Dari Sekadar Kata
Mayat perempuan ditemukan di sungai siak ( Foto : istimewa )

Mayat perempuan ditemukan mengapung di sungai Siak

KataKata.id – Warga di seputaran Pelabuhan Bambu Kuning, Jalan Tanjung Batu Kelurahan Pesisir, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru dikejutkan dengan penemuan mayat wanita memakai baju hitam di sungai. Jenazah dalam kondisi mengapung ditemukan seorang nelayan, Rabu (1/9/2021).

Kapolsek Pelabuhan Polresta Pekanbaru, AKP Syafnil, membenarkan peristiwa penemuan mayat wanita tersebut.

“Benar, mayat ditemukan Rabu (1/9/2021) sekitar pukul 05.30 WIB. Kita masih menunggu hasil autopsi jasad korban,” katanya, pada Rabu (1/9/2021).

“Adapun identitas korban diketahui bernama Em Primayanti (51). Saat ini sudah dievakuasi tim identifikasi Satuan Reserse Polresta Pekanbaru ke Rumah Sakit Bhayangkara,” sebut Kapolsek

“Mayat sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk proses autopsi,” katanya.

Kapolsek mengatakan pertama kali mayat tersebut ditemukan seorang nelayan yang sedang mencari ikan di Sungai Siak menggunakan sampan.

“Sedang mencari ikan, nelayan itu melihat ada benda yang mengapung. saat didekati, ternyata benda yang mengapung adalah mayat seorang wanita,” jelas Syafnil.

Selanjutnya kata Syafnil, nelayan tersebut langsung mengambil tindakan untuk mengevakuasi mayat wanita itu ke Pelabuhan Bambu Kuning.

“Setelah itu, nelayan langsung menghubungi kami atas penemuan mayat tersebut. Dari keterangan keluarga, korban sudah dari kemarin tidak pulang ke rumah,” katanya.

Terkait penyebab kematian korban, Kapolsek menyebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Kita masih mendalami penyebab meninggalnya korban. jenazahnya sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. Untuk proses penyelidikannya diambil alih Satuan Reserse Polresta Pekanbaru,” tutup Syafnil.

Reporter : Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Soal Obral Pembebasan Bersyarat Napi Korupsi, Ini kata Mahfud MD

rasid

Polda Riau Musnahkan Barang Bukti Narkoba, Irjen Iqbal Tegaskan Tidak Akan Berhenti Berantas

rasid

Polisi Bongkar Penyelewengan Pupuk Subsidi di Banten yang Rugikan Negara Rp 30 Miliar

rasid