Lebih Dari Sekadar Kata
Direktur Utama Independen Demokrasi, Triandi Bimankalid. ( Foto : Dok. Pribadi )

Maraknya soal potongan hukum bagi Koruptor, ini analisa Independen Demokrasi

KataKata.id – Baru – baru ini muncul potongan sejumlah putusan pengadilan yang mencederai wajah pengadilan di negara ini. Beberapa potongan putusan kasus hukum yang terjadi itu semakin membuat wajah pengadilan kita semakin buruk.

Beberapa potongan putusan kasus hukum itu dialami oleh Djoko Candra dan Pinangki Sirna Malasari. Djoko Candra dijatuhi hukuman 3,5 tahun penjara oleh Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta sebelumnya dituntut 4,5 tahun penjara. Sementara Pinangki dikenakan hukuman 4 tahun yang Sebelumnya dijatuhi hukuman 10 tahun penjara.

Direktur Utama Independen Demokrasi (IDE), Triandi Bimankalid menilai hal itu akan melunturkan nilai keadilan.

“Aparat Hukum tidak boleh menggunakan Hukum Secara subjektif, hal itu akan melunturkan nilai Keadilan, kepastian dan kebermanfaatan itu sendiri. Bahkan lebih buruknya, masyarakat menjadi tidak percaya dengan kemurnian Hukum itu sendiri,” kata Triandi Bimankalid saat dimintai konfirmasi, Rabu (4/8/2021).

Menurutnya, Disparitas tuntutan Hukum terhadap koruptor dibandingkan dengan masyarakat biasa menjadi bias dan mencoreng wajah pengadilan. Hakim Selaku pemutus hukuman harus mengingat filosofi yang beredar di masyarakat bahwa “satu kaki Hakim berada di Surga dan satunya lagi masyarakat.

“Prinsip Independensi harus dibuktikan oleh Mahkamah Agung sebagai lembaga negara yang membawahi pengadilan di Indonesia,” ujarnya.

Selain itu dikatakan Triandi, Komisi yudisial juga Mesti meningkatkan pengawasan perilaku hakim dan Presiden harus menginstruksikan penegakan Hukum yang progresif terhadap Jaksa dan Kepolisian demi mengembalikan wajah pengadilan.

“Dengan mengembalikan wajah pengadilan itu sejatinya melahirkan Keadilan,” tutupnya.

Reporter : Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Spanduk Berisi Arogansi Kapolres Kampar Beredar, Kapolda Perintahkan Propam Usut Tuntas

rasid

Kejagung Tetapkan 1 Tersangka Baru Dalam Kasus Dugaan Korupsi Ekspor CPO

rasid

Tim Polresta Pekanbaru Ungkap Tindak Pidana Curanmor Dengan Undercover Buy

rasid