Lebih Dari Sekadar Kata
Selegram RR [Foto : Beritabali]

Live bugil di Medsos, selebgram RR jalani penyidikan di Polresta Denpasar

KataKata.id – Kasus selebgram berinisial RR yang lebih dikenal dengan Kuda Poni alias Bintang Live ini tengah dalam penyidikan Jusil Satreskim Polresta Denpasar, Bali.

Perempuan asal Cianjur, Bandung, Jawa Barat ini mengaku tidak terima open BO atau melayani hubungan intim. RR hanya mempertontonkan tubuhnya kepada customer dengan bayaran yang berbeda.

Cewek berjuluk Kuda Poni ini sebelumnya ditangkap di Apartemen Kubu Mawar Residence kamar nomor 409 di Jalan Taman Pancing Denpasar Selatan, pada Jumat 17 September 2021 sekitar pukul 02.00 WITA.

Polisi mengamankan barang bukti sejumlah handphone berikut kartu SIM Card, sebuah kursi “panas” yang biasa dipakai untuk action bugil, speaker, dan beberapa kartu ATM untuk pembayaran transaksi.

Kemudian ada juga alat cukur, baju tidur, 1 set baju dalam warna merah, 1 set mainan menyerupai alat kelamin laki-laki atau dildo, 1 set baby oil dan bando warna hitam.

“Pelaku merupakan selebgram yang dikenal bernama Kuda Poni alias Bintang Libe pada aplikasi Mango Live dengan mempertontonkan aurat bahkan secara terang-terangan ke media sosial,” beber Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan dikutip dari Berita Bali, pada Senin 20 September 2021.

Dijelaskannya, wanita asal Cianjur Bandung Jawa Barat 4 Maret 1989 ini ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan adanya pornografi di aplikasi Mango Live. Selanjutnya tersangka Kuda Poni diamankan saat sedang live di kamar apartemen Kubu Mawar Residence.

“Dia kami tangkap saat sedang melakukan live pornografi telanjang bulat di medsos Mango Live,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, si pemilik akun di medsos Mango Live dan Bigo ini mengakui dari mempertontonkan bugil tersebut bisa memperoleh penghasilan setiap harinya. Selama lebih kurang 9 bulan live bugil di medsos, dia bisa memperoleh keuntungan Rp 25 juta hingga 50 juta setiap bulannya.

Dijelaskannya, dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku tidak menerima open BO, walau banyak yang minta saat live di medsos. Ia mengatakan hanya melakukan live pornografi dengan cara bugil dan mempertontonkan aurat.

Atas perbuatanya, penyidik Judil Satreskrim Polresta Denpasar menjerat tersangka Kuda Poni dengan Pasal 4 ayat (1) UU No 44 Tahun 2008 tentang pornorafi dan atau pasal 45 ayat (1) UU No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE ancaman 12 tahun penjara.

Sekilas tentang Aplikasi Mango Live

Mango Live adalah platform siaran langsung atau live yang fokus pada hiburan dan streaming. Tapi, saat ini aplikasi asal Hong Kong, China itu tidak terlihat lagi di Google Play Store, mengutip VIVA Tekno, Senin, 20 September 2021.

Fitur siaran langsung menurut pengembang APPXYZ MOBILE COMPANY LIMITED bisa digunakan untuk menunjukkan berbagai bakat, seperti menari dan menyanyi. Di sana mereka juga bisa saling mengobrol serta bermain game.

Mango Live juga menyediakan fitur Private Live Streaming Room. Jadi, bagi pengguna yang tidak ingin melakukan siaran langsung untuk umum disarankan memanfaatkan fitur ini. Pengguna harus mengirim undangan ke teman untuk memulai siaran langsung di mana tamu harus memasukkan tiket atau kode rahasia untuk masuk.

Fitur lainnya adalah Interacting With the Host. Pengguna bisa mengirim animasi untuk kreator. Pengguna juga bisa melakukan live streaming bersama dengan Guest Live, baik secara video maupun audio.

Pengguna juga bisa memanfaatkan layanan VIP untuk memberi siaran langsung yang eksklusif. Mango Live masih bisa diakses di toko aplikasi Apple atau App Store. Aplikasi ini secara gamblang juga mengatakan ditujukan untuk usia di atas 17 tahun, yang mana berisi konten seksual dan ketelanjangan.

Mango Live hanya melarang konten berkelahi, mengancam akan berkelahi, mengganggu ketertiban umum, merusak fasilitas umum, mengintai, menghina hingga menggunakan kata-kata radikal.

Editor : Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Breaking News: Dekan Fisip Unri Non Aktif Syafri Harto Tidak Terbukti Bersalah dan Divonis Bebas

rasid

Ingatkan Penyelenggara Negara Soal LHKPN, KPK Buat Tender Pengadaan SMS Blast

rasid

Terkait temuan Ombudsman, begini sikap ICW

rasid