Lebih Dari Sekadar Kata
Yayasan LBH Pekanbaru bersama BEM Unri dan Komahi adakan konferensi pers bersama atas kasus dugaan pelecehan yang dialami mahasiswi HI Unri. [Istimewa]

LBH Pekanbaru pertanyakan kinerja TPF Unri Dugaan Pelecehan seksual

Katakata.id – Kuasa Hukum korban dugaan pelecehan seksual mahasiswi di Universitas Riau dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru, Rian Sibarani menduga pihak kampus tidak serius menangani kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus.

Tidak hanya itu, Rian juga kecewa dengan pihak Kampus yang tidak menunjukkan sikap tegas terhadap terlapor, Syafri Harto yang diduga melakukan perbuatan cabul tersebut.

“Yang pertama kita sangat kecewa dengan pihak kampus tidak adanya sikap tegas kepada dosen, itu membuktikan kampus tidak serius menangani kasus ini,” kata Rian Sibarani mengutip RIAUONLINE.CO.ID, Jumat (12/11/2021).

Rian juga meminta kepada pihak Kampus agar pelaku pelecehan seksual meminta maaf dan mengakui perbuatannya.

“Kita minta pihak kampus terbuka akan hal ini, dan meminta kepada pelaku dugaan pelecehan seksual meminta maaf dan mengakui perbuatannya,” ungkap Rian.

Dia juga menyesalkan sikap kampus yang tidak menonaktifkan Syafri Harto untuk sementara waktu.

“Sampai saat ini pihak kampus belum juga menonaktifkan atau diberhentikan dari jabatannya,” terang Kuasa Hukum korban.

Rian Sibarani berharap korban yang saat ini masih mengalami trauma dan ketakutan dapat segera pulih psikologisnya.

Sumber : www.riauonline.co.id
Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

MK Batalkan UU Ciptaker, Uji Formil Tim Advokasi Gugat Omnibus Law Dikabulkan

rasid

SJ bukan ASN Pemprov, berikut penjelasan Kepala BKD Riau

rasid

Dekan Fisip Unri SH Dicecar 70 Pertanyaan, Berikut penjelasan Polda Riau

rasid