Lebih Dari Sekadar Kata
Dirlantas Polda Riau Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH. (Dok. istimewa)

Dirlantas Minta Satgas Optimalkan Wujudkan Budaya Tertib Berkeselamatan

Katakata.id – Memasuki hari ke 13 pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2024, Dirlantas Polda Riau Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH selaku Kasatgasops Keselamatan LK 2024 meminta setiap satgas mengoptimalkan tugas wujudkan budaya tertib berkeselamatan.

Dirlantas berharap budaya tertib berkeselamatan masyarakat dijalan raya semakin baik.

“Tingkat kesadaran, kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas juga harus semakin baik,” harap Dirlantas, Sabtu (16/3/2024).

Dirlantas menegaskan, jangan ada lagi pelanggaran atau melakukan pelanggaran-pelanggaran di jalan raya.

“Yang melanggar bakal terciduk Tim Operasi keselamatan 2024 dan dikenakan sangsi penilangan secara elektronik,” tegas Kombes Taufiq.

Operasi Keselamatan 2024 yang dilaksanakan Korps Lalu Lintas Polri di seluruh Indonesia pada 4-17 Maret 2024 bertujuan menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kedisiplinan berkendara masyarakat.

Kegiatan ini, jelas Dirlantas, juga dalam rangka menciptakan kondisi kamseltibcar lantas jelang Idulfitri 1445 H yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan Pentingnya keselamatan dengan tertib aturan dijalan raya.

“Operasi keselamatan 2024 mengambil tema Keselamatan Berlalu lintas guna terwujudnya Indonesia maju,” terang Dirlantas.

Adapun beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2024 yakni, penggunaan ponsel saat berkendaraan, berkendaraan dibawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI/savety Belt.

Kemudian, berkendaraan dibawah pengaruh atau mengkomsumsi alkohol, melanggar arus lalulintas, melanggar batas kecepatan.

“Selain melakukan penindakan, nantinya setiap pelanggar juga akan mendapat edukasi dari petugas dan saya tekankan kepada seluruh personel yang terlibat agar Jelang berakhirnya Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2024 tetap melaksanakan tugas secara optimal. Petugas juga harus mengedepankan cara-cara yang humanis dalam bertugas,” ujar Kombes Taufiq.(Rls)

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Senarai Pertanyakan Kapan Frank Wijaya dan Syahrir Ditetapkan Sebagai Tersangka?

rasid

Polda Riau Kembali Limpahkan Berkas Perkara Kasus Dekan Fisip Unri ke Jaksa

rasid

Sertifikat Hak Pakai Gedung DPRD Kabupaten Inhil Digugat Abdul Samad ke PTUN Pekanbaru

rasid