Lebih Dari Sekadar Kata
Kepala BPH Migas, Kabareskrim Polri, Asisten Operasi Kapolri saat konferensi pers Penegakan Hukum Atas Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Tahun 2022 Kerja Sama antara BPH Migas dengan Polri, di Jakarta, Selasa (3/1/2023). (Dok. BPH Migas)

Cegah Penyimpangan Distribusi BBM, BPH Migas Gandeng BIN

Katakata.id – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menggandeng Deputi Bidang Intelijen Ekonomi Badan Intelijen Negara (BIN) untuk memastikan distribusi BBM dan gas subsidi yang adil, merata serta tepat sasaran.

Kepala BPH Migas Erika Retnowati dalam kerja sama ini BIN akan memberikan bantuan terkait dua hal yakni, pemberian informasi penyalahgunaan BBM bersubsidi serta pemberian pengamanan preventif dan pelatihan teknis.

“BIN dapat memberikan informasi potensial penyalahgunaan terkait penyediaan dan pendistribusian BBM dan gas bumi melalui pipa serta memberikan pengamanan preventif hingga kerja sama dalam peningkatan kemampuan sumber daya manusia berupa pendidikan dan pelatihan teknis intelijen,” ujar Erika melalui keterangan resmi dikutip CNN Indonesia, Kamis (23/2/2023).

Ia menambahkan dengan kerja sama ini pihaknya dapat mencegah terjadinya penyimpangan dan ketidaktaatan terhadap peraturan perundang-undangan terkait kegiatan penyediaan dan pendistribusian energi yang dilakukan oleh badan usaha atau lainnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Intelijen Ekonomi BIN I Gede Made Kartikajaya mengatakan mengatakan kerja sama ini merupakan strategi untuk menjaga pemerataan energi yang adil dan merata serta tepat sasaran.

“Dengan adanya PKS ini kami bisa bertukar informasi strategis untuk pencegahan distribusi BBM atau gas dalam pipa yang tidak sesuai, ini kolaborasi BPH Migas dan BIN, untuk menjaga ketersediaan energi tepat sasaran,” ungkap Gede.

Editor: Rasid Ahmad
Sumber: CNN Indonesia

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Jelang Idul Adha Pertamina pastikan pasokan BBM lancar

rasid

Dihadapan Pertamina, Syamsuar Sebut Riau Siap Mengembangkan EBT

rasid

BPH Migas Tetapkan Kuota BBM Pertalite 32,56 Juta KL dan Solar 17 Juta KL Pada 2023

rasid