Lebih Dari Sekadar Kata
Direktur BUMD Riau Petroleum, Husnul Kausarian. ( Foto : istimewa )

Blok Rokan resmi dikelola PHR, ini respons Direktur Riau Petroleum

KataKata.id – Tepat pukul 00.00 WIB tadi malam Blok Rokan resmi dikelola oleh Pertamina Hulu Rokan. Sebelumnya 97 tahun Blok Rokan ini dulunya dikelola oleh PT Chevron Pasific Indonesia. tentunya banyak harapan dan keinginan masyarakat  Riau bagaimana Blok Rokan yang dikelola oleh PHR ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Rencananya Blok Rokan itu nanti Participating Interest (PI) 10 Persennya akan dikelola oleh BUMD Riau Petroleum.

“PI 10 persen blok rokan itu akan dikelola oleh BUMD Riau Petroleum. Participating Interest terhadap blok minyak yang ada di provinsi Riau sesuai dengan Permen ESDM No 37 tahun 2016 suatu daerah diberikan penguasaan saham sebesar 10 persen terhadap blok blok minyak dan gas bumi yang ada di wilayah kerja baik itu di provinsi maupun daerah,” kata Direktur Riau Petroleum, Husnul Kausarian saat menjadi narasumber pada bincang kelas inspirasi yang disiarkan Youtube RRI Pekanbaru, Senin (9/8/2021) di Pekanbaru.

“PT Riau Petroleum menjadi wujud dari perpanjangan tangan Pemerintah Provinsi Riau untuk mengelola selaku pemegang saham di Participating Interest 10 persen pemerintah tersebut itu adalah landasan dan tupoksi dari PT Riau Petrolium yang sudah dijelaskan oleh pemegang saham,” papar Husnul.

“Target kita sesuai dengan amanah tersebut kita menargetkan bisa mengelola sebaik – baiknya semua wilayah kerja atau blok migas yang ada di Riau. ini kita sudah berproses terhadap blok WK Siak, WK Kampar dan ini akan menyusul WK atau blok gas yang lainnya,” ungkapnya.

“Baru saja pada pukul 00.00 WIB tadi malam itu adalah penyerahan blok rokan kepada Pertamina Hulu Rokan dari awalnya PT Chevron ke PHR. ini nanti akan menjadi konsen atau pun fokus kita juga untuk mendapatkan PI 10 persen yang ada di wilayah kerja blok rokan,” sambung Husnul.

Husnul menjelaskan, saat ini posisi kita sedang menunggu. mudah – mudahan keputusan dari pemegang saham menunjuk PT Riau Petroleum sebagai perusahaan pengelola PI 10 persen yang ada di wilayah kerja atau pun blok Migas Rokan ini.

“Target kita ke depan adalah saat ini sedang menunggu surat penawaran PI 10 persen dari PHR nanti akan diteruskan kepada SKK Migas. SKK Migas akan menyurati Gubernur Riau selaku pemangku kepentingan di wilayah Riau. nanti Gubernur Riau akan menindaklanjuti dan semoga kita diarahkan sebagai perusahaan pengelola 10 persen PI ini,” jelasnya.

“Setelah itu nanti akan ditindaklanjuti Kementerian ESDM. nanti akan dikeluarkan SK oleh kementerian terkait untuk mengelola PI 10 persen blok rokan ini, “ujarnya.

“Kita tentu mohon support dan dukungan dari masyarakat Riau agar Blok Rokan ini kita kelola PI 10 persen dengan maksimal melalui Perusahaan Riau Petroleum ini,” tutupnya.

Reporter : Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Kemenkes tetapkan harga Vaksin, berapa sih tarif Vaksin individu?

admin

Menteri ESDM Terbitkan Aturan PLTS Atap

rasid

Kata Sejumlah Tokoh Riau Soal Perda Bank Riau Kepri Syariah

rasid