Katakata.id – Setelah melakukan pencarian selama dua hari, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Senin (8/6/2026) sore.
Korban bernama Cepi (30), warga asal Bandung, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengapung di dekat keramba ikan sekitar pukul 17.49 WIB. Lokasi penemuan berada sekitar 3,5 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.
Operasi pencarian dilakukan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru bersama unsur SAR Gabungan setelah menerima laporan adanya warga yang tenggelam di aliran Sungai Kampar.
Pada hari pertama pencarian, Ahad (7/6/2026), tujuh personel rescue diberangkatkan dari Kantor SAR Pekanbaru menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 43,74 kilometer. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR Gabungan dan melakukan pemantauan di sekitar titik kejadian.
Memasuki hari kedua, Senin (8/6/2026), operasi pencarian kembali dilanjutkan. Sebelum turun ke lapangan, seluruh personel mengikuti briefing dan evaluasi untuk menyusun strategi pencarian lanjutan.
Tim SAR Gabungan kemudian melakukan penyisiran sejauh kurang lebih tiga kilometer ke arah hilir Sungai Kampar menggunakan pola pencarian paralel sesuai rencana operasi hari kedua. Upaya pencarian dilakukan secara intensif di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban.
Hingga sore hari, pencarian sempat belum membuahkan hasil. Namun kerja keras seluruh personel akhirnya terbayar ketika korban ditemukan mengapung di dekat keramba ikan pada koordinat 0°22’34″N – 101°05’45″E.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Bangkinang untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja keras selama operasi berlangsung.
“Terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bersinergi dan bekerja maksimal selama operasi pencarian berlangsung. Semoga kerja sama yang baik ini terus terjalin dalam setiap pelaksanaan operasi kemanusiaan ke depan,” ujarnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan terhadap satu orang tenggelam di Sungai Kampar resmi diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing setelah menyelesaikan tugas kemanusiaan tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada kondisi arus yang berpotensi membahayakan keselamatan.(SID/HBN)
